Updated: Jumat, 21 Juli 2017 NEW COMING BOOK Sheng-Yen Lu version 258



Buku versi 258 ni termasuk paling terbaru .. dan Mahaguru Sheng-Yen Lu berpesan agar semua bisa baca buku ni. Dan memilikinya sebagai panduan kebijaksanaan sebagai seorang tantrika Zhenfo Zong .. jgn tergiur dan bermain dgn makhluk halus. 

Sinopsis:
Pertanyaan Keempat Belas dari Tiga Orang Direktur.

Tiga orang direktur bertanya, “Bhiksu Lama Lianjiu pernah telepon ke XX, memohon padanya untuk memimpin para bhiksu/ni Lama dan umat se-Dharma untuk bertobat pada Mahaguru Lu, XX mengatakan tidak bersalah, mengapa harus bertobat?”

Mahaguru Lu menjawab:
1. Mengubah wajah Mahaguru menjadi wajah XX.
2. Mengaku sebagai perintis XX Temple.
3. Merekrut beberapa bhiksu/ni Lama menjadi bhiksu/ni Lama dia.
4. Upasika duduk di atas, Bhiksu/ni Lama duduk di bawah.
5. Visualisasi XX menetap di atas kepala.
6. Duduk di atas kursi Dharma Mahaguru.
7. Hanya dia dapat pergi ke Mahapadminiloka untuk bertemu Mahaguru Lu.
8. Beberapa bhiksu/ni Lama dan umat se-Dharma dijadikan pengikutnya.
9. Belasan tahun terakhir tidak pernah bernamaskara pada Mahaguru.
10. Belasan tahun terakhir tidak pernah memberikan persembahan pada Mahaguru.
11. Belasan tahun terakhir tidak pernah diberkati oleh Mahaguru.
12. Belasan tahun terakhir tidak pernah melaporkan kegiatan Dharma.
13. Mengecam dan memfitnah TBF dan Gurudhara.
14. Memfitnah Mahaguru di belakang.
15. Mengaku-ngaku telah memiliki alam suci sendiri.
16. Mengaku-ngaku telah mencapai pencerahan.
17. Mengaku-ngaku telah mencapai kebenaran.
18. Mengaku-ngaku sinar ungu lebih unggul daripada sinar putih.
19. Mengaku-ngaku membangun Vihara Vajragarbha di alam surga.
20. Mengaku-ngaku mengadakan sekolah alam baka.
21. Orang yang meninggalkannya, semuanya jatuh ke Neraka Vajra.
22. Orang yang tidak menuruti perintahnya, seluruh anggota keluarganya tewas.
23. Dapat menyeberangkan orang mencapai kebuddhaan.
24. Memberikan sesaji kepada lima kepala hantu dan pasukan hantu.
25. Memuja hantu.
26. Menggunakan hantu untuk konsultasi.
27. Mengajari orang memohon pada hantu.
28. Di Vihara Vajragarbha, Cetiya, dan kebaktian bersama memasang papan hantu secara rahasia.
29. Menyebabkan orang tewas mendadak.
30. Menyebabkan orang bunuh diri.
31. Menyebabkan orang mengalami gangguan jiwa.
32. Memperebutkan daerah kekuasaan di dalam aliran.
33.  Mengancam.
34. Menyuruh orang bercerai.
35. Menyuruh orang aborsi.
36. Menyuruh orang menjual anak.
37. Menyuruh orang menjual aset dan properti untuk dipersembahkan padanya.
38. Menghasut.
39. Mengadu domba.
40. Bersekongkol dalam pembunuhan.
41. Memperebutkan keuangan.
42. Berdusta.
43. Berdusta tentang karma 3 kehidupan untuk membohongi orang.
44. Berdusta tentang musuh dan penagih utang untuk membohongi orang.
45. Berdusta tentang kehidupan lampau dan kehidupan sekarang.
46. Berdusta tentang konflik memakai jubah Sila.
47. Berdusta barangsiapa yang memohon purifikasi pada Mahaguru Lu akan jatuh ke Neraka Vajra.
48. Saya belum berceramah Dharma, ia sudah mengecam.
49. Menuntut berdiri sendiri, menuntut silsilah lagi.
50. Tidak ada niat meninggalkan duniawi.
51. Masih berada di dalam lautan hasrat dari keserakahan, kemarahan, dan kebodohan.
52. Melanggar aturan True Buddha Foundation.
53. Melanggar 14 Sila Dasar Tantrayana.
54. Melanggar 50 Abdi Guru.
55. Melanggar 5 Sila, 10 Sila, dan semua Sila. Melanggar Sila Bodhisattva…dan lain-lain.

XX mengaku-ngaku tidak bersalah? Menurut saya, kesalahannya justru sangat serius!

Silahkan XX baca sendiri “Pedang Mustika Yogi”, buku ini adalah peringatan dari Dakini Putih.

Mengaku-ngaku mencapai pencerahan. Terlalu sombong.

Saya berkata, “Anda telah mencapai Maharaja Pembual!”

Sheng-Yen Lu

Untuk mendapatkan segera hub :
Head Office :

Dharmaduta Lucas Media, PT
Rukan Paris No.A-5
 
Kompleks Golf Lake,
Jalan Kamal Raya Outer Ringroad
Cengkareng
Jakarta Barat 11730
Tel 0812 9888 1832
Fax 021 2952 6421